Selamat Datang di Blognya Departemen Agroindustri PPPPTK Pertanian Cianjur

Kamis, 03 Juli 2008

Profil Departemen Agroindustri - VEDCA

VISI
Menjadi Departemen yang Kreatif Mewujudkan Visi, Misi dan Kebijakan PPPPTK Pertanian, dengan dilandasi Sikap Kritis dan Bertanggung Jawab



MISI
 Menyelenggarakan dan mengembangkan Diklat dalam bidang keahlian agroindustri yang bermutu.
 Memproduksi dan mengembangkan produk baru dan jasa dalam lingkup agroindustri yang bermutu dan mendukung penyelenggaraan dan pengembangan Diklat.
 Menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kreatif & inovatif, dan nuansa akademik yang demokratis dalam seluruh aktivitas Departemen.


A. PENDAHULUAN

Departemen Agroindustri adalah salah satu unit kerja pada lembaga Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Pertanian Cianjur. Berdasarkan SK kepala P4TK Pertanian Nomor: 8 tanggal 13 Februari 2007, departemen Agroindustri mempunyai peran dan fungsi melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidakan di bidang pertanian khususnya bidang teknologi hasil pertanian yaitu dengan menyelenggarakan diklat dan memberi lanyanan jasa konsultasi di bidang agroindustri dan melakukan produksi bidang agroindustri (Teknologi Pengolahan hasil Pertanian), dengan ruang lingkup Teknologi Pengolahan Hasil Nabati, Teknologi Pengolahan Hasil Hewani, Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan, Teknologi Pengemasan dan Teknologi Penggudangan Raw Material & Finished Good, serta Pengendalian Mutu Agroindustri

Kenyataan yang terjadi di Indonesia, ada perbedaan jenjang antara dunia keilmuan yang dianggap sebagai menara mecusuar dibandingkan dengan kondisi nyata yang ada dimasyarakat. Kondisi seperti ini bisa dimaklumi mengingat Negara kita yang sangat luas serta kondisi geografis yang berupa kepuluan, oleh sebab itu sangat diperlukan pemerataan pengetahuan dan ketrampilan terutama mengenai teknologi pengolahan hasil pertanian khususnya teknologi tepat guna sebagai solusinya. Sebagai langkah nyata dari keinginan pemerataan pengetahuan dan ketrampilan, departemen Agroindustri berusaha berperan dengan mengadakan pelatihan teknologi pengolahan hasil pertanian khususnya teknologi tepat guna.

Departemen Agroindustri juga berperan memfasilitasi dalam informasi mutu pendidik dan tenaga kependidikan serta peningkatan kompetensinya sebagai pusat pemutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang keahlian Agroindustri. Di dalam melakukan pelayanan jasa maupun produksi barang departemen Agroindustri dituntut selalu memperhatikan aspek kualitas dan mengusahakan pelayanan prima bagi pelanggan-pelanggannya baik internal maupun eksternal.

B. TUJUAN, & TATA NILAI.

1. TUJUAN DEPARTEMEN AGROINDUSTRI
a. Kompetensi SDM diakui di dalam dan di luar negeri.
b. Fasilitas untuk diklat terstandar.
c. Terbentuk sistem kerja yang efisien dan efektif dengan standar prosedur yang jelas serta diterapkan secara konsisten.
d. Jumlah dan kualifikasi institusi pasangan di dalam dan di luar negeri yang menjalin kerjasama dengan departemen Agroindustri meningkat dari tahun ke tahun.
e. Jumlah dan kualitas layanan jasa dan produksi meningkat diukur dari omset, keuntungan dan keluhan pelanggan.
f. Kesejahteraan SDM departemen Agroindustri meningkat dari tahun ke tahun.

2. TATA NILAI
a. Bekerja secara efektif dan efisien dan tetap senyum dan sipatik dalam memberikan layanan prima terhadap pelanggan.
b. Keputusan diambil berdasarkan prosedur dan aturan yang disepakati dengan prinsip kepentingan bersama.
c. Penerapan penghargaan dan sanksi berdasarkan aturan.
d. Kesejahteraan berdasar hasil karya, tanggung jawab dan kinerja.
e. Menjunjung tinggi keadilan, kebenaran dan kejujuran.


C. SARANA & PRASARANA.

Untuk melaksanakan tugas pokok yang diberikan, Departemen Agroindustri mempunyai sarana dan prasarana, diantaranya adalah :

1. SUMBER DAYA MANUSIA
Kegiatan kami didukung oleh SDM yang berlatar belakang pendidikan Agroindustri yang terdiri dari 5 orang lulusan S2, 7 orang lulusan S1 dan 5 orang lulusan SMK Pertanian yang berpengalaman baik jasa pelatihan maupun produksi bidang agroindustri. Peta mengenai SDM di Departemen Agroindustri dapat dilihat pada lampiran 1.

2. SARANA PRODUKSI
Departemen Agroindustri memiliki unit produksi pengolahan hasil pertanian diantaranya Produksi Makanan Jepang (Natto, Aburaage, Namaage, keripik kentang), jaminan mutu produk yang dihasilkan dari proses produksi makanan jepang sangat diperhatikan, karena standar kualitas produk makanan jepang harus memenuhi standar Good Manufacturing Practice, Sanitasi, dan Kemanan Pangan. Produksi yang lain adalah produksi yang berbasis Soy (Kedele) yaitu Produksi tahu dan tempe. (Produksi Diruang Pengolahan-Lihat Lampiran)
Sarana Peralatan Produksi untuk Aneka roti/donuts, merupakan hasil kerja sama antara PPPPTK dengan IGI (Indonesia German Institute) dengan standart kualitas peralatan yang cukup baik. Semua Peralatan ini menempati ruang tersendiri dengan standart ruangan yang telah dirancang khusus untuk spesifikasi Good Manufacturing Practice.(Produksi Diruang Produksi Roti-Lihat lampiran).
Sarana Produksi untuk Budidaya aneka Jamur seperti jamur tiram, Jamur Lingzi, dll (Produksi Diruang Produksi Jamur – Lihat lampiran) dan Proa duksi keripik jamur tiram. Kapasitas masing-masing produksi bisa dilihat pada lampiran. Selain unit prodksi yang sudah ada Departemen Agroindustri juga telah sedang mengembangkan produksi angkak dari skala laboratorium ke skala produksi dan produksi kerupuk ikan.


3. SARANA DIKLAT DAN JASA KONSULTASI

Metode yang digunakan untuk Pendidikan dan Perlatihan yang diterapkan adalah sistem learning by doing, dalam sistem ini peserta diklat diberikan pemahaman tentang konsep keilmuan yaitu mengenai teori dasar proses pengolahan, sanitasi, HACCP dan GMP, kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan produk mulai dari persiapan bahan baku dan bahan pendukung serta peralatan, pengendalian proses produksi hingga pengemasan produk. Untuk mendukung kelancaran kegiatan Diklat dan jasa konsultasi, departemen Agroindustri menyusun berbagai modul/bahan ajar yang disesuaikan dengan kompetensi yang ada di dunia kerja. Sarana yang diperuntukkan bagi kegiatan praktik dan percobaan pengolahan hasil pertanian terdiri dari: laboratorium pengolahan, baik hasil hewani maupun pengolahan hasil nabati yag dilengkapi dengan peralatan yang sesuai dengan standar. Sarana prasarana diklat dan jasa konsultasi dapat dilihat pada lampiran.

DAFTAR SDM DEPARTMEN AGROINDUSTRI


NO NAMA PENDIDIKAN/JURUSAN JABATAN
1. Ir. Danik Dania A, MP. S2/ Pasca Panen Widyaiswara
2. Endang Prabandari, M.Pd. S2/Pendidikan Widyiswara
3. Ir. Sri Rini Dwiari S2/Ilmu pangan Widyaiswara
4. Ir. Lily Mariana S,M.Si. S2/Ilmu Lingkungan Widyaiswara
5. Noni Mulyadi,S.TP., M.Si.S2/Bioteknologi Widyaiswara
6. Ani Laga, SP. S1/GMSK Instruktor
7. Maman Suratman, SP. S1/GMSK Instruktor
8. Ali Sugiyanto, SP. S1/GMSK Instruktor
9. Suprijadi, S.TP. S1/Teknologi Pangan Instruktor
10. Supriyono, S.TP. S1/Teknologi Pangan Instruktor
11. Widayat, S.TP. S1/Teknologi Ind. Pert Instruktor
12. Erwan Sujono, ST.,M.Si. S2/ Ilmu Lingkungan Instruktor
13. Pancaning Wijiatmini SMK Pertanian/THP Teknisi
14. Prihanto Setyo Budi SMK Pertanian/THP Teknisi
15. Anjono SMKK/Tata Boga Teknisi
16. Suparlan SMK Pertanian/THP Teknisi
17. Misbah SMU /IPS Teknisi
18. Entang SMK Pertanian Teknisi
19. Dedi Kusmiadi SMP Layanan Teknis

2 komentar:

SMP NEGERI 2 LUBUK DALAM mengatakan...

Assalamu'alaikum..........
Selamat atas kinerja Vedca atau PPPPTK. Saya merasa cukup terbantu dengan kegiatan ini. Mudah-mudahan silaturahmi bisa kita jalin lebih dekat lagi.
Dari : Amyono, SP peserta Diklat dari Riau (27 Mei - 12 Juni 2009) asal Siak

Anonim mengatakan...

kangen pak sama Kelas PMA.....

BLOG BARUKU

sharing jurnal, artikel, dan diktat mutu pangan di alamat blog tamiangblogger vedca cianjur [http://tissueculturist.blogspot.com/]